LASKAR MELAYU RADAR BERSATU (LMRB) KABUPATEN SIAK GELAR ZIARAH DAN GOTONG ROYONG DI PEMAKAMAN UMUM

BERITA UTAMA748 Dilihat

SIAK, Kilatnusantaranews.com|Laskar Melayu Radar Bersatu (LMRB) Kabupaten Siak melaksanakan kegiatan ziarah dan gotong royong di Pemakaman Umum sebagai bagian dari giat tahunan organisasi dalam rangka penyambutan Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Datuk Sri Panca Muslim Agus Nursila, selaku Datuk Panglima Jantan Kabupaten Siak beserta jajaran, didampingi Laksamana LMRB Kabupaten Siak beserta seluruh rombongan dan jajaran.

Ziarah dan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial LMRB sekaligus wujud pelestarian adat dan istiadat Budaya Melayu Islam yang telah menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Siak.

Selain mendoakan para leluhur dan kaum muslimin yang telah berpulang, kegiatan ini juga diisi dengan pembersihan area pemakaman sebagai bentuk amal dan kebersamaan.

Panglima Jantan LMRB Kabupaten Siak, Datuk Sri Panca Muslim Agus Nursila, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga mempererat silaturahmi antaranggota serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Ziarah dan gotong royong ini adalah bagian dari tradisi Melayu Islam yang harus terus kita jaga. Menyambut bulan suci Ramadhan, kita membersihkan hati, lingkungan, serta memperkuat ukhuwah,” ujar Panglima Panca

Adapun kegiatan ziarah dan gotong royong ini dilaksanakan pada:
Hari : Minggu

Waktu : Pagi hari

Pukul : 08.30 WIB

Tanggal : 08 Februari 2026

Lokasi : Pemakaman Umum

Desa : Perawang Barat

Kecamatan : Tualang

Kabupaten : Siak

Melalui publikasi oleh Bidang Media dan Informasi LMRB Kabupaten Siak, diharapkan kegiatan sosial ini dapat dikenal luas dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat di seluruh Nusantara Indonesia, bahwa semangat gotong royong dan nilai-nilai Melayu Islam tetap hidup dan terjaga.

Foto Pendiri Laskar Melayu radar bersatu (LMRB) Sri Datuk Asnan.

LMRB Kabupaten Siak berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan sebagai bentuk pengabdian kepada daerah dan bangsa.**KNN/RN lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *