SABAK AUH-SIAK, Kilatnusantaranews.com|Kehadiran Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., di rumah duka almarhum Muharmizan, anggota Manggala Agni yang gugur saat memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, tidak hanya menjadi bentuk belasungkawa, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata jajaran Polri terhadap pejuang lingkungan.

Kapolda Riau hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta didampingi unsur Polres Siak, Polsek Sabak Auh hingga Bhabinkamtibmas yang selama ini aktif di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan duka mendalam serta menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum.
“Almarhum adalah pahlawan lingkungan. Pengabdian beliau adalah bentuk perjuangan luar biasa dalam melindungi masyarakat dan alam, ”ujar Kapolda.
Namun di balik suasana duka, muncul gelombang apresiasi dari masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) atas kepedulian Polri yang dinilai hadir secara nyata, tidak hanya di tingkat pimpinan, tetapi hingga ke lapisan paling bawah.
Camat Sabak Auh, Sugiati, menegaskan bahwa kehadiran Kapolda Riau bersama jajaran menjadi bukti konkret bahwa institusi Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momen duka.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kapolda Riau dan seluruh jajaran. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat, ”ujarnya.
Menurutnya, peran Polri selama ini juga terlihat dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, termasuk melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.
Hal senada disampaikan Penghulu Kampung Rempak, Syafri Kholis. Ia menyebut bahwa kepedulian Polri tidak hanya terlihat saat peristiwa ini terjadi, tetapi sudah dirasakan sejak lama oleh masyarakat.
“Mulai dari Polres, Polsek hingga Bhabinkamtibmas, semuanya aktif di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli terhadap lingkungan dan keselamatan warga, ”ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran langsung Kapolda Riau menjadi penguat bahwa pengabdian para pejuang Karhutla mendapat perhatian serius.
Sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan ormas di Kecamatan Sabak Auh juga menyampaikan apresiasi serupa. Mereka menilai kehadiran jajaran Polri di rumah duka sebagai bentuk empati yang tulus.
“Kami melihat sendiri bagaimana Polri hadir, bukan hanya saat ada kejadian, tapi juga dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Ini patut diapresiasi, ”ujar Nurdin salah satu perwakilan ormas (KB-FKPPI).
Menurut mereka, keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam sosialisasi pencegahan karhutla hingga pendampingan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa Polri berperan penting dalam menjaga lingkungan.
Sementara itu, dari pihak Manggala Agni, almarhum Muharmizan dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi upaya perlindungan lingkungan di Riau.
Di tengah duka tersebut, kehadiran dan kepedulian Polri dari tingkat Polda hingga Bhabinkamtibmas menjadi penguat bagi keluarga dan masyarakat bahwa pengabdian almarhum tidak dilupakan.
Ia gugur dalam tugas, namun semangatnya akan terus hidup-bersama kepedulian semua pihak dalam menjaga Bumi Lancang Kuning dari ancaman karhutla.***KNN/Awartok









