BAGANSIAPIAPI, ROKAN HILIR, Kilatnusantaranews.com|Kondisi jalan beraspal di Bagansiapiapi menjadi sorotan setelah sebuah unggahan di media sosial Facebook memperlihatkan genangan air yang cukup luas di sisi jalan. Kondisi tersebut menuai perhatian karena air menggenang di kiri dan kanan jalan, sementara bagian tengah jalan terlihat dapat dilalui kendaraan.(13/10/2026) Selasa malam.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menuliskan kalimat, “Ni lah hasil aspal jalan, Bagansiapiapi. Tengah di aspal, kiri kanan jadi kolam ikan.” Tulisan itu menggambarkan kondisi jalan yang dinilai memprihatinkan akibat genangan air di sepanjang sisi jalan.
Berdasarkan foto yang diunggah, terlihat genangan air memenuhi sebagian area di pinggir jalan dan memantulkan bangunan di sekitarnya. Sementara itu, kendaraan roda dua maupun roda empat tampak melintas atau berada di sekitar lokasi.
Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian, terutama apabila genangan air terus terjadi setelah hujan. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, genangan yang berlangsung lama berpotensi menyulitkan aktivitas masyarakat serta mempercepat kerusakan badan jalan apabila sistem drainase tidak berfungsi dengan baik.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi jalan tersebut, termasuk mengevaluasi kualitas pekerjaan pengaspalan dan fungsi saluran drainase di sekitarnya.
Pemeriksaan diperlukan agar dapat diketahui penyebab genangan air, apakah berkaitan dengan kondisi permukaan jalan, saluran pembuangan yang kurang memadai, atau faktor lainnya.
Hingga rilisan ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai lokasi persis jalan dalam foto, penyebab genangan air, maupun tindak lanjut yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian serius serta melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan, sehingga jalan di Bagansiapiapi dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.
Redaksi tetap memberikan peluang untuk hak jawab atau kelarfikasi apa bila ada kesalahan pemberitaan yang sudah terbit, namun dugaan tersebut tidak sesuai penjelasan dari pihak terkait dugaan FB yang sudah Viral, tetapi akan di koreksi libih dahulu agar bisa diterima,” tutup nya Redaksi*KNN/Andri









