Penaburan Bibit Ikan Nila Untuk Pencegahan Malaria Di Desa Pulau Jemur Kecamatan Palika

BERITA UTAMA769 Dilihat

Desa Pulau Jemur, Rokan Hilir, Kilatnusantaranews.com| Dalam upaya mencegah penyebaran malaria di Desa Pulau Jemur, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Perikanan melakukan penaburan bibit ikan nila di kolam-kolam desa. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi populasi jentik-jentik nyamuk penyebab malaria dengan memanfaatkan ikan nila sebagai predator alami.

Dan tak lupa begitu juga dengan kepala Puskesmas Ners Nuhayati. S. Kep, Biasa di panggil Ibuk INONG menghadiri juga pelepasan bibit ikan nila ikut serta di dalam pelepasan ikan tersebut, tentunya sebagai kepala rumah sakit pukis di palika mendukung dalam hal kegiatan tersebut, ujar nya kepala pukismas Palika

Kepala Desa Pulau Jemur, Datuk Amrizal, A. Ma, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan Dinas Perikanan atas kepedulian dan dukungan dalam upaya pencegahan malaria di desa mereka. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat desa dan mengurangi angka penyebaran malaria,” ungkapnya.

*Apresiasi Kepala Desa:*

“Kami mengapresiasi langkah proaktif Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir dalam membantu desa kami mengatasi masalah malaria. Penaburan bibit ikan nila ini merupakan salah satu contoh nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Pulau Jemur,” tambah Kepala Desa.

*Manfaat Penaburan Bibit Ikan Nila:*

– Mengurangi populasi jentik-jentik nyamuk penyebab malaria
– Meningkatkan kesehatan masyarakat desa
– Memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa melalui budidaya ikan nila
¹

*Kegiatan Penaburan Bibit Ikan Nila:*

Penaburan bibit ikan nila dilakukan di kolam-kolam desa yang telah disiapkan sebelumnya. Bibit ikan nila yang ditebar berjumlah 5000 ekor, dengan harapan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan malaria melalui pemanfaatan ikan nila sebagai predator alami.*KNN/Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *