ROKAN HILIR-KECAMATAN Senapan Senin, 12 Oktober 2026, Kilatnusantaranews.com|Dugaan upaya perusakan satu unit alat berat jenis excavator Hitachi 138 yang disebut milik BPK Asnan menjadi perhatian setelah salah satu pihak yang berkaitan dengan operasional alat berat tersebut menyampaikan keluhan kepada pimpinan redaksi Media KilatNusantaraNews.com.
Berdasarkan informasi yang diterima awak media, excavator tersebut sebelumnya disewakan kepada Samsul Bahari. Dalam laporan itu, seorang operator berinisial A yang disebut berdomisili di Kecamatan Sinaboy diduga berkaitan dengan sejumlah kejadian yang menimbulkan kecurigaan terhadap kondisi alat berat tersebut.
Pelapor juga mempertanyakan kemungkinan adanya persoalan pembayaran jasa atau upah kerja operator oleh pihak penyewa. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Menurut pelapor, apabila terdapat persoalan pembayaran upah, seharusnya masalah tersebut diselesaikan melalui komunikasi dan penagihan secara baik, bukan dengan tindakan yang berpotensi merugikan pemilik alat berat.
Dugaan Baterai Excavator Pernah Disembunyikan di Semak-Semak
Selain dugaan terkait baut pada bagian mesin, pelapor juga menyampaikan adanya kejadian satu buah baterai alat berat yang diduga diambil dan disembunyikan di semak-semak belukar.
Menurut keterangan yang diterima, setelah dilakukan komunikasi melalui telepon dengan seorang mediator, baterai tersebut kemudian diantarkan kembali oleh seseorang berinisial A. Pelapor turut menyebut adanya saksi berinisial I yang mengetahui kejadian tersebut.
Akan tetapi, keterangan mengenai dugaan pengambilan baterai tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut, termasuk untuk memastikan kronologi, kepemilikan baterai, dan pihak yang bertanggung jawab.
Tiga Baut Komponen Disebut dalam Kondisi Kendur
Pelapor juga menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh operator yang baru, ditemukan tiga baut pada bagian yang disebut sebagai signal valve dalam kondisi kendur.
Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan dari pihak pelapor mengenai kemungkinan adanya upaya mengambil komponen alat berat. Meski demikian, dugaan percobaan pencurian komponen tersebut belum dapat dinyatakan terbukti tanpa pemeriksaan teknis dan bukti pendukung.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah kondisi baut yang kendur tersebut disebabkan oleh faktor teknis, perawatan, atau tindakan yang disengaja.
Keluhan Disampaikan kepada Pimpinan Media
Informasi mengenai dugaan tersebut disampaikan oleh salah satu pihak yang berkaitan dengan operasional alat berat kepada pimpinan redaksi Media KilatNusantaraNews.com melalui pesan WhatsApp pribadi pada Senin dini hari, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 00.14 WIB.
Menanggapi keluhan tersebut, awak media berharap pihak terkait, termasuk pemilik alat berat dan pihak yang berwenang apabila diperlukan, dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya.
Apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai dugaan tindak pidana, pihak yang berwenang diharapkan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Media juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi operator berinisial A, Samsul Bahari selaku pihak yang disebut menyewa alat berat, serta pihak-pihak lain yang berkaitan dengan persoalan tersebut agar pemberitaan tetap berimbang.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan awal dari pihak pelapor. Dugaan perusakan, pengambilan baterai, dan percobaan pencurian komponen masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Tidak ada pihak yang dapat dinyatakan bersalah sebelum terdapat bukti dan proses hukum yang sesuai.
Tanggal penerbitan: Senin, 12 Oktober 2026
Media:KilatNusantaraNews.com — Portal Berita Rakyat Indonesia
Penulis: Redaksi KilatNusantaraNews.com









