Setelah Tiga Hari Dua Malam Pencarian, Jenazah Azhar alias Boy Ditemukan di Perairan Sarang Burung

BERITA UTAMA616 Dilihat

PANIPAHAN, ROKAN HILIR, Kilatnusantaranews.com|Setelah melalui upaya pencarian selama tiga hari dua malam, jenazah Azhar alias Boy, korban yang dilaporkan terjatuh ke laut pada Senin (19/10/2026), akhirnya ditemukan oleh seorang nelayan Panipahan bersama rekan-rekannya pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 13.40 WIB di perairan Sarang Burung, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Sejak kabar musibah tersebut diterima, masyarakat Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), terus melakukan pencarian dengan menggunakan dua unit perahu atau kapal. Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan korban yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Sarang Burung, sekitar tujuh mil laut ke arah tenggara dari Panipahan.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, masyarakat kembali berangkat menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan pencarian. Sebelum pencarian dilanjutkan, masyarakat melaksanakan tradisi tepung tawar dan menaburkan beras kunyit di sekitar lokasi kejadian.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Khalifah Amor Rasyid selaku tokoh masyarakat. Acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar proses pencarian diberikan kemudahan dan korban segera ditemukan.

Setelah doa bersama selesai, sekitar pukul 11.36 WIB, masyarakat kembali melanjutkan pencarian di perairan tersebut.

Turut serta dalam pencarian tersebut Kepala Perikanan Panipahan, Andi Suriyadi; Ketua HNSI Ranting Kecamatan Pasir Limau Kapas, Isa Anshari; serta Wakil Redaksi KilatNusantaraNews.com, M. Ismail. Abang kandung almarhum juga hadir setelah datang dari Kecamatan Kubu untuk mengikuti perkembangan pencarian adiknya.

Selain itu, Dedi selaku nakhoda tempat almarhum bekerja bersama istrinya, Imar, turut ikut dalam upaya pencarian. Sejumlah masyarakat Panipahan juga berpartisipasi membantu keluarga korban dengan penuh kepedulian dan semangat kebersamaan.

Setelah beberapa jam pencarian dilanjutkan, kabar yang dinantikan akhirnya datang. Sekitar pukul 13.40 WIB, Junaidi, seorang nelayan Panipahan bersama anggota nelayannya yang sedang bekerja di laut, menemukan jenazah Azhar alias Boy.

Junaidi dan rekan-rekannya kemudian memberikan isyarat dengan melambaikan tangan serta memanggil kapal-kapal yang sedang melakukan pencarian untuk menyampaikan kabar bahwa jenazah korban telah ditemukan.

Berdasarkan keterangan salah seorang nakhoda yang ikut dalam pencarian, yakni Sias, jenazah ditemukan di perairan Sarang Burung, sekitar tujuh mil laut dari Panipahan ke arah tenggara. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar satu mil laut ke arah timur laut dari titik awal korban dilaporkan terjatuh.

Penemuan tersebut menjadi akhir dari upaya pencarian yang dilakukan masyarakat selama beberapa hari terakhir. Kabar itu sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga dan masyarakat yang sejak awal terus berharap agar korban segera ditemukan.

Jenazah Diantarkan ke Kampung Halaman

Setelah ditemukan, jenazah almarhum segera dibawa menuju kampung halamannya di Kecamatan Kubu untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah akan diurus sesuai dengan syariat Islam, termasuk pelaksanaan fardu kifayah.

Salah seorang abang kandung almarhum menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu pencarian adiknya dengan ikhlas selama beberapa hari terakhir.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat Panipahan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian untuk membantu keluarga menghadapi musibah tersebut.

Dedi selaku nakhoda tempat almarhum bekerja bersama istrinya, Imar, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Keduanya juga ikut mengantarkan jenazah menuju Kecamatan Kubu. Sejumlah warga Panipahan turut mendampingi perjalanan jenazah ke kampung halaman almarhum.

Solidaritas Masyarakat di Tengah Musibah

Peristiwa ini menjadi gambaran kepedulian dan solidaritas masyarakat Panipahan dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Di tengah suasana duka, semangat gotong royong masyarakat terlihat melalui keterlibatan berbagai pihak dalam proses pencarian hingga pengantaran jenazah.

Kebersamaan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi kehilangan orang yang mereka cintai.

Semoga almarhum Azhar alias Boy mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.*KNN/M. Ismail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *